Tugas
Bahasa Indonesia kelas XII
Kritik puisi
Kutipan
puisi dalam novel Supernova : Akar
Engkaulah gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan
Engkaulah petunjuk jalan yang menuju palung kekosongan dalam
samudera terkelam
Engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat tak
bernama namun terasa ada
Ajarkan
aku
Melebur
dalam gelap tanpa harus lenyap
Merengkuh
rasa takut tanpa harus surut
Bangun
dari ilusi namun tak memilih pergi
Tunggu aku
Yang hanya selangkah dari bibir jurangmu
Parafrase:
Puisi
ini mengisahkan tentang tokoh Bodhi pada novel Supernova. Pada seri akar dalam
novel Supernova, Bodhi harus mencari rekan mutannya untuk menumpas para
sarvara. Bodhi yang harus melakukan pencarian panjang bertahun-tahun untuk
menemukan teman mutan lainnya. Bodhi awalnya beranggapan bahwa menjadi mutan
merupakan hal yang tidak menyenangkan dan sangat mengganggu. Namun itu
merupakan takdir yang harus dijalani Bodhi, ia tidak bias merubah takdir
kecuali hanya berdoa dan berusaha. Bodhi akhirnya berusaha untuk menerima dan
mensyukuri takdirnya sebagai mutan dengan ikhlas.
Kritik :
Diksi yang digunakan beragam, masih
sering didengar. Sehingga pembaca lebih mudah menafsirkan maksud dari puisi
tersebut. Namun ada beberapa kalimat yang multitafsir (ambigu)*. Tapi
inti/maksud dari puisi ini tetap tersampaikan. Terjadi pengulangan kata yang
memperjelas maksud dari puisi, namun hal ini dapat membuat beberapa orang
menjadi bosan dan jenuh diawal membaca meskipun beberapa orang ada yang
beropini bahwa gaya bahasa yang digunakan adalah anafora atau paralelisme**.
Puisi ini memiliki alur yang tidak
tertebak menjadikan puisi ini diminati bagi para pecinta puisi atau pembaca
puisi yang ingin menampilkan kejutan diakhir. Amanat puisi dapat tersampaikan
dengan baik. Puisi diatas dapat memotivasi seseorang atau pembaca yang sedang
mengalami masa sulit bahwa hidup ini tak selamanya suram, sedih, dan gelap.
Untuk menuju cerah, putih diperlukan usaha, perjuangan yang besar seperti
menentukan pilihan. Memilih menghadapi masalah dan bangkit, lari dari masalah,
membiarkannya berlarut-larut tanpa melakukan apapun. Itu bergantung pada
seseorang tersebut karena hidup ini menyediakan berbagai pilihan dan
kemungkinan, tugasnya hanya memilih dan menanggung resiko atau bahkan kejutan luar
biasa yang tidak terbayangkan sebelumnya. Take
it or leave it and just do it.
* selangkah dari
bibir jurangmu : apakah selangkah dapat memastikan kita tiba dijurangnya dengan
tepat tanpa terpeleset lalu jatuh atau selangkah yang membutuhkan lompatan,
usaha yang keras agar tidak jatuh untuk sampai dijurang yang ingin kita capai?
**
Paralelisme : Majas perulangan yang pada umumnya terdapat dalam puisi yang disusun atas baris yang berbeda.
Anafora : Majas yang berupa pengulangan kata atau frase pada awal kalimat atau penggalan kalimat yang disusun secara berurutan.
Jika ada kritik dan saran silahkan komentar, semoga bermanfaat.
Have a nice day :)
Paralelisme : Majas perulangan yang pada umumnya terdapat dalam puisi yang disusun atas baris yang berbeda.
Anafora : Majas yang berupa pengulangan kata atau frase pada awal kalimat atau penggalan kalimat yang disusun secara berurutan.
Jika ada kritik dan saran silahkan komentar, semoga bermanfaat.
Have a nice day :)

